Januari 1, 2026

Sumber Terupdate untuk Pebisnis di Jakarta

Perkuat Jejaring Internasional, Universitas LIA Kunjungi KJRI di Vietnam

Perkuat Jejaring Internasional, Universitas LIA Kunjungi KJRI di Vietnam

Kompasjakarta.comRombongan Universitas LIA (UL) melakukan kunjungan strategis ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Ho Chi Minh City, Vietnam dalam rangka memperkuat koneksi global serta memperluas jejaring akademik dan kerja sama internasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UL untuk meningkatkan partisipasi dalam forum internasional serta membuka peluang kolaborasi pendidikan di Asia Tenggara.

Kunjungan dilakukan pada 25 Desember 2025, dipimpin langsung Rektor UL, Assoc. Prof. Siti Yulidhar Harunasari, didampingi oleh Wakil Rektor Ismarita Ramayanti dan delegasi perguruan tinggi yang lain. Rombongan diterima oleh Atase Bidang Sosial, Budaya, dan Pendidikan KJRI Ho Chi Minh City, Adiguna Wijaya, yang menyambut hangat kesempatan diskusi kerja sama tersebut.

Tujuan Kunjungan dan Agenda Internasional

Pertemuan di KJRI difokuskan pada pembahasan peluang kerja sama antara Universitas LIA dengan beberapa universitas dan institusi pendidikan di Vietnam. Selain itu, kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan UL untuk berpartisipasi dalam Asian Youth Forum 35 (AYF 35) dan konferensi internasional yang akan diselenggarakan di Da Lat University, Vietnam. Rektor Siti Yulidhar Harunasari menilai bahwa forum‑forum seperti ini menjadi platform penting untuk meningkatkan visibilitas akademik UL di kancah global serta memperkuat hubungan antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Adiguna Wijaya menegaskan komitmen KJRI untuk terus menjembatani kerja sama antara universitas‑universitas Indonesia dengan mitra di luar negeri, termasuk di Vietnam. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam hubungan bilateral Indonesia–Vietnam, sejalan dengan upaya pemerintah kedua negara untuk memperluas hubungan di berbagai bidang, termasuk akademik, ekonomi, dan sosial budaya.

Peluang Kerja Sama Akademik dan Budaya

Diskusi yang digelar mencakup sejumlah topik strategis, antara lain kemungkinan kolaborasi penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan program pendidikan lintas negara. Universitas LIA juga membahas peluang mengembangkan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Vietnam sebagai bagian dari upaya mempromosikan budaya dan bahasa Indonesia di luar negeri.

Permintaan akan pengajar bahasa Indonesia di sekolah‑sekolah Vietnam menjadi salah satu isu penting yang dibahas. Hal ini dilihat sebagai peluang para lulusan UL untuk berkontribusi dalam pengembangan Bahasa Indonesia sekaligus memperkuat pemahaman budaya antara kedua negara. KJRI Ho Chi Minh City sendiri siap mendukung inisiatif ini sebagai bentuk diplomasi pendidikan.

Strategi Universitas dalam Jejaring Global

Universitas LIA menyadari bahwa di era globalisasi, kerja sama internasional merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pengembangan kualitas pendidikan tinggi. Perguruan tinggi yang kuat secara global tidak hanya mampu meningkatkan kualitas kurikulum dan penelitian, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan staf untuk mendapatkan pengalaman internasional.

Kunjungan ke Vietnam ini menjadi langkah strategis Universitas LIA untuk memperluas wawasan akademik serta menggali peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk kemungkinan pelaksanaan program joint degree, penelitian bersama dalam bidang‑bidang tertentu, serta keterlibatan dalam jaringan akademik regional dan global.

Diplomasi Pendidikan di Tengah Hubungan Bilateral Indonesia‑Vietnam

Kunjungan ini terjadi di tengah suasana hubungan bilateral yang terus berkembang antara Indonesia dan Vietnam. Kedua negara telah memperkuat kemitraan strategis di banyak bidang, termasuk ekonomi, perdagangan, dan pendidikan. Hubungan diplomatik Indonesia–Vietnam bahkan baru saja memasuki fase strategis yang lebih komprehensif, dengan kesepakatan bilateral yang semakin erat di berbagai sektor.

Diplomasi pendidikan, termasuk melalui program mobilitas akademik dan kolaborasi universitas, memainkan peran penting dalam memperkuat ikatan antara kedua negara. Dengan jumlah pelajar internasional yang terus meningkat di kawasan Asia Tenggara, strategi seperti yang ditempuh Universitas LIA menjadi contoh nyata bagaimana institusi pendidikan tinggi Indonesia aktif mengambil bagian dalam percaturan global.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Melalui pertemuan dengan KJRI ini, Universitas LIA berharap dapat memperluas jaringan kerja sama akademik yang saling menguntungkan. Tantangan ke depan mencakup bagaimana membuat kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada pertemuan formal, tetapi berubah menjadi program nyata yang memberi manfaat langsung bagi mahasiswa, staf pengajar, serta masyarakat luas.

Peningkatan koneksi global juga diharapkan dapat membawa Universitas LIA ke jaringan pendidikan internasional yang lebih luas, mendukung pengakuan global atas kualitas akademik, serta meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja internasional. Langkah ini sejalan dengan visi banyak perguruan tinggi di Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam pendidikan tinggi kelas dunia.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.