Bisnis Indonesia Gagaskreasitama Gelar UKW untuk 23 Wartawan
Kompasjakarta.com – Komitmen meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers kembali ditunjukkan Bisnis Indonesia Gagaskreasitama (BIG) dengan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diikuti oleh 23 wartawan dari berbagai media. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat standar jurnalisme yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Pelaksanaan UKW ini berlangsung selama beberapa hari dan dilaksanakan sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan Dewan Pers. Para peserta diuji pada berbagai aspek penting jurnalistik, mulai dari pemahaman kode etik, kemampuan peliputan, penulisan berita, hingga verifikasi dan penyajian informasi yang akurat dan berimbang.
Komitmen Meningkatkan Mutu Pers Nasional
Manajemen Bisnis Indonesia Gagaskreasitama menegaskan bahwa penyelenggaraan UKW merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan profesional perusahaan media dalam menjaga kualitas produk jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bertanggung jawab.
“UKW ini bukan sekadar formalitas, melainkan sarana untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar profesi. Profesionalisme adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap media,” ujar salah satu perwakilan manajemen BIG dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks, mulai dari maraknya hoaks, tekanan kecepatan informasi di media digital, hingga tuntutan multiplatform. Karena itu, wartawan perlu terus meningkatkan kapasitas dan integritasnya.
23 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi
Sebanyak 23 wartawan yang mengikuti UKW berasal dari berbagai latar belakang dan jenjang kompetensi, mulai dari wartawan muda hingga madya. Mereka diuji oleh penguji bersertifikat yang telah ditunjuk secara resmi, sehingga proses penilaian berlangsung objektif dan transparan.
Materi UKW mencakup pemahaman Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, teknik wawancara, penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik, hingga kemampuan menganalisis isu dan menyajikannya secara berimbang. Para peserta juga diuji dalam simulasi peliputan untuk menilai kemampuan praktik di lapangan.
Salah satu peserta UKW mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengasah kembali pemahaman dasar jurnalistik. “UKW membuat kami lebih sadar bahwa menjadi wartawan bukan hanya soal menulis berita, tetapi juga menjaga etika, akurasi, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Pentingnya UKW di Era Digital
Di era digital, peran wartawan semakin krusial sebagai penjaga kualitas informasi di tengah banjir konten di media sosial. Bisnis Indonesia Gagaskreasitama memandang UKW sebagai instrumen penting untuk memastikan wartawan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan prinsip dasar jurnalistik.
Dengan kompetensi yang teruji, wartawan diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, edukatif, dan mencerahkan publik. Selain itu, UKW juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing media nasional di tengah persaingan industri informasi yang semakin ketat.
Dukungan terhadap Pengembangan SDM Media
Penyelenggaraan UKW ini juga mencerminkan perhatian BIG terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor media. Investasi pada peningkatan kualitas wartawan dinilai sebagai investasi jangka panjang yang berdampak langsung pada kualitas pemberitaan dan kredibilitas media.
“Wartawan yang kompeten akan menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas. Pada akhirnya, masyarakat yang akan mendapatkan manfaat dari informasi yang akurat dan dapat dipercaya,” ungkap perwakilan BIG.
Ke depan, Bisnis Indonesia Gagaskreasitama berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas wartawan melalui berbagai program, mulai dari pelatihan, workshop, hingga sertifikasi profesi.
Harapan ke Depan
Melalui UKW ini, diharapkan para wartawan yang dinyatakan kompeten dapat menjadi contoh dalam menerapkan jurnalisme yang profesional dan beretika. Mereka juga diharapkan mampu berkontribusi positif dalam menciptakan ekosistem media yang sehat dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan UKW oleh Bisnis Indonesia Gagaskreasitama menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kualitas jurnalisme harus dimulai dari penguatan kompetensi wartawan. Di tengah dinamika informasi yang terus berubah, profesionalisme insan pers tetap menjadi kunci utama menjaga kepercayaan publik terhadap media.
