IIMS 2026 Resmi Dibuka, Diharapkan Jadi Katalis Pemulihan Otomotif Indonesia
Kompasjakarta.com – Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi dibuka, menjadi sorotan publik dan pelaku industri otomotif. Digelar di Jakarta Convention Center (JCC), pameran ini diharapkan menjadi katalis untuk menghidupkan kembali pasar otomotif Indonesia yang sempat terdampak pandemi, sekaligus mempercepat pemulihan industri nasional.
Pembukaan IIMS 2026
Acara pembukaan dihadiri oleh pejabat pemerintah, produsen kendaraan, serta penggiat industri otomotif. Menteri Perindustrian menyatakan bahwa IIMS 2026 bukan sekadar pameran, tetapi juga menjadi wadah promosi inovasi teknologi otomotif dan peluang investasi di sektor kendaraan.
“Kami berharap IIMS menjadi momentum bagi industri otomotif Indonesia untuk bangkit lebih cepat,” ujarnya.
Selain itu, pameran ini juga menghadirkan berbagai mobil listrik, hybrid, dan kendaraan ramah lingkungan, mencerminkan tren global dan upaya Indonesia dalam transisi energi bersih. Kehadiran teknologi terbaru ini diharapkan mendorong masyarakat beralih ke kendaraan lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sorotan Pameran
IIMS 2026 menampilkan puluhan brand otomotif, dari mobil penumpang hingga kendaraan niaga. Berbagai inovasi teknologi dipamerkan, mulai dari sistem keselamatan terbaru, mobil listrik, hingga konektivitas kendaraan pintar.
Selain itu, pameran ini juga menyoroti program pembiayaan kendaraan, promo penjualan, dan test drive, yang menjadi daya tarik bagi pengunjung. Aktivitas ini tidak hanya memacu minat beli, tetapi juga memberikan pengalaman langsung terhadap produk baru, sehingga pasar otomotif domestik bisa bergerak lebih cepat.
Dampak terhadap Industri Nasional
Para analis menilai IIMS 2026 dapat menjadi pemicu kebangkitan industri otomotif, karena:
- Meningkatkan penjualan kendaraan baru, dengan banyak program promo dan diskon khusus selama pameran.
- Memperkenalkan teknologi baru yang mendorong produsen lokal berinovasi, termasuk mobil listrik dan hybrid.
- Menarik investor untuk mengembangkan pabrik, suku cadang, dan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Kehadiran IIMS diharapkan memberi efek domino bagi sektor terkait, termasuk industri suku cadang, layanan aftersales, dan transportasi. Dengan meningkatnya aktivitas bisnis, tenaga kerja di sektor otomotif juga diperkirakan terdorong, sehingga kontribusi terhadap ekonomi nasional menjadi signifikan.
Peran Pemerintah dan Pelaku Industri
Pemerintah mendukung pameran ini melalui berbagai kebijakan, mulai dari insentif kendaraan listrik hingga kemudahan investasi di sektor otomotif. Dukungan ini dianggap penting agar pertumbuhan industri lebih stabil dan berkelanjutan.
Sementara itu, produsen kendaraan menekankan pentingnya menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen. Banyak brand menampilkan mobil dengan fitur terkini, termasuk konektivitas digital, keamanan canggih, dan efisiensi bahan bakar, untuk menarik pasar domestik maupun internasional.
Antusiasme Pengunjung
Tingkat antusiasme pengunjung terhadap IIMS 2026 sangat tinggi. Banyak pengunjung datang untuk melihat langsung kendaraan baru, mengikuti test drive, dan mendapatkan informasi pembiayaan. Kehadiran pengunjung yang besar menunjukkan minat masyarakat terhadap otomotif masih kuat, dan pameran ini menjadi media efektif untuk mendorong penjualan kendaraan.
Pembukaan IIMS 2026 menandai momentum penting bagi industri otomotif Indonesia. Pameran ini diharapkan bukan hanya sebagai ajang promosi, tetapi juga menjadi katalis pemulihan pasar, mendorong inovasi teknologi, menarik investor, dan memperkuat industri nasional.
Dengan dukungan pemerintah, partisipasi produsen, serta antusiasme masyarakat, IIMS 2026 berpotensi menjadi pintu gerbang kebangkitan industri otomotif Indonesia dan menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar kendaraan yang terus berkembang di kawasan Asia Tenggara.
