Ajang Prestasi Terbaik Olahraga Kota Kediri Satu Dekade Terakir
Kompasjakarta.com – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025 kembali menjadi momen bersejarah bagi olahraga Kota Kediri, setelah kontingennya menunjukkan kenaikan prestasi yang signifikan dan mengokohkan hasil pembangunan pembinaan atlet muda yang konsisten dalam satu dekade terakhir.
Porprov Jatim IX diselenggarakan di Malang Raya pada 28 Juni–5 Juli 2025, melibatkan ribuan atlet dari 38 kabupaten/kota se‑Jawa Timur dalam lebih dari puluhan cabang olahraga (cabor). Kota Kediri mengirimkan kontingen atlet yang cukup besar dan kompetitif, membawa pulang prestasi yang membanggakan serta menunjukkan perkembangan olahraga yang berkelanjutan.
Kota Kediri: Lompatan Prestasi di Tengah Persaingan Ketat
Kontingen Kota Kediri mengukir prestasi gemilang dengan berhasil menembus peringkat empat besar klasemen akhir Porprov Jatim IX 2025, sebuah capaian yang mengindikasikan peningkatan kualitas atlet dibanding gelaran sebelumnya.
Menurut laporan, Kediri meraih total 172 medali dari berbagai cabor, terdiri dari emas, perak, dan perunggu, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan kompetisi‑kompetisi sebelumnya. Raihan ini juga menunjukkan bahwa strategi pembinaan atlet yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri mulai menunjukkan hasil nyata di tingkat provinsi.
Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menyatakan bahwa kesuksesan ini tidak hanya berasal dari satu atau dua cabang olahraga saja, tetapi merupakan akumulasi dari kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan.
“Ini bukan sekadar angka medali, tetapi bukti bahwa pembinaan olahraga kita dalam sepuluh tahun terakhir mulai menuai hasil,” ujarnya.
Cabang Unggulan: Senam, Tenis Meja dan Sepatu Roda Bawa Medali
Beberapa cabor unggulan membantu mendorong prestasi Kota Kediri di Porprov tahun ini. Cabang olahraga senam menjadi salah satu penyumbang medali signifikan dengan koleksi dua emas, dua perak, dan satu perunggu, menunjukkan kemampuan atlet muda yang terus berkembang
Selain itu, cabang tenis meja juga mencatat prestasi penting ketika pasangan muda Bagus Brilliant dan Daffa Eksa berhasil mempersembahkan medali emas untuk Kediri dalam nomor ganda putra setelah menang tipis atas lawan dari Kabupaten Sidoarjo.
Tak ketinggalan, sepatu roda juga menjadi kontributor medali penting dengan meraih satu emas dan satu perak, menambah daftar prestasi atlet muda Kota Kediri dalam ajang olahraga terbesar di provinsi ini.
Pembinaan Atlet Muda: Strategi Jangka Panjang Berbuah Manis
Keberhasilan Kota Kediri di Porprov Jatim 2025 merupakan buah dari pembinaan atlet yang terstruktur sejak beberapa tahun terakhir. Pemerintah kota melalui Dispora dan KONI telah fokus pada talent scouting, program pelatihan terpadu, serta partisipasi atlet dalam kompetisi tingkat regional hingga nasional untuk mendapatkan pengalaman.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, yang secara simbolis melepas ratusan atlet sebelum keberangkatan menuju Porprov, menekankan pentingnya persiapan matang, mental siap tanding, serta sportivitas sejak awal pembinaan. Hal ini menjadi salah satu alasan atlet‑atlet muda Kota Kediri mampu bersaing ketat dengan kontingen besar seperti Surabaya dan Malang.
Pendekatan ini juga mencakup perluasan cabang olahraga yang diikutsertakan, termasuk cabor baru seperti triathlon dan modern pentathlon, yang membuka peluang lebih luas bagi atlet muda mengejar prestasi di tingkat provinsi.
Dukungan Pemerintah dan Target Masa Depan
Respons atas prestasi atlet Kota Kediri tidak hanya datang dari komunitas olahraga, tetapi juga dukungan pemerintah daerah. Bonus dan apresiasi diberikan kepada atlet dan pelatih berprestasi sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka — sekaligus menjadi motivasi untuk kompetisi selanjutnya.
KONI Kota Kediri bahkan sudah menyiapkan target ambisius untuk Porprov Jatim X 2027, dengan fokus meraih 80 medali emas melalui pembinaan lebih intensif dan strategi peningkatan kualitas atlet sejak dini.
Kesimpulan: Prestasi dan Harapan
Porprov Jatim IX 2025 menjadi ajang yang membuktikan bahwa Kota Kediri tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga mulai tampil sebagai salah satu kekuatan olahraga provinsi. Prestasi di berbagai cabang olahraga serta tekad untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan menjadi indikasi bahwa kota ini sedang mengalami transformasi penting dalam dunia olahraga.
Keberhasilan ini sekaligus membuka peluang lebih besar bagi atlet muda Kediri untuk menembus tingkat kompetisi yang lebih tinggi, sekaligus memberi inspirasi bagi generasi atlet berikutnya untuk bermimpi lebih besar di bidang olahraga.
